Rabu, 11 Maret 2020

PEMUDA KURANG BERMORAL, SIAP YANG HARUS BERTANGGUNG JAWAB?.

Masalah-masalah remaja atau pemuda pasa masa kini tentu tidak ada habisnya. Persoalan-persoalan tersebut bisa seperti minum mabuk, cara berpakian yang tidak feminin bagi wanita, kekerasan seksual, kericuhan antar kelompok pemuda yang satu dengan yang lain, dan masih ada banyak masalah-masalah di luar sana yang di lakukan oleh pemuda tersendiri yang sebenarnya di anggap sebagai generasi penerus bangsa.

Pemuda atau remaja melakukan hal-hal yang bertantangan dengan moralitas juga karena dengan alasan supaya di katakan keren atau gaul, sedangkan kalau tidak melakukan maka akan dikatakan ketinggalan zaman atau bahasa kupang biasanya disebut kampungan.

Persoalan-persoalan di atas tentunya harus mendapat perhatian penuh dari orang tua, agama dan pemerintahan penegak hukum di wilayah setempat.

Orang tua harus berperan penting dalam pembinaan mental anak sejak dini sehingga kelak tidak minim moralitas dalam kehidupannya.

Agama juga menjadi wadah yang berperan penting bagi pemuda untuk belajar dan memahami mana yang baik dan tidak baik yang di kehendaki oleh Allah, dan pemerintah penegak hukum juga harus berperan penting dalam menangani masalah-masalah ini karena jika tidak dengan tegas menangani persoalan seperti pemuda yang minum mabuk di jalan maka akan terjadi hal-hal yang lebih serius seperti kericuhan sehingga bisa menimbulkan korban jiwa dan bisa menimbukkan masalah-masalah lain yang dikarenakan mengonsumsi minuman keras yang berlebihan.

Seperti baru-baru ini, kota kupang di hebohkan dengan video yang cukup meresahkan masyarakat yang beredar di media sosial dengan julukan #Video viral party naikol*n.

Bahkan seketika video itu beredar dan mendapat tanggapan dan kecaman dari masyarakat pengguna media sosial, namun para pemuda yang melakukan hal tersebut menganggap itu hal biasa karena di anggap mengikuti perkembangan zaman. Bahkan dalam gambar atau video yang di ambil terlihat tidak ada raut wajah penuh penyesalah. Dan kita juga melihat bahwa sepertinya hal yang sangat memalukan itu terjadi karena adanya pengaruh alkohol. Bahkan dalam hal seperti ini pun pemuda mengganggap itu hal biasa karena bisa dianggap telah mengikuti perkembangan zaman.

Disinilah orang tua atau orang yang di anggap bisa membantu harus berperan penting untuk memberikan pemahaman bahwa kemajuan zaman tidak seharusnya membawa remaja atau pemuda terjerumus dalam persoalan yang merugikan diri sendiri bahkan keluarga.

Adapun solusi yang bisa dipakai untuk membantu remaja atau pemuda hidup lebih baik tanpa persoalan seperti hal-hal yang diuraikan diatas, diatantanya sebagai berikut :
1. Lebih mendekatkan diri kepada Tuhan.
2. Mengambil langkah pendekatan supaya memberikan pembinaan khusus bagi pemuda/remaja yang telah terjerumus dalam aktifitas yang merugikan
3. Pemuda atau remaja sebaiknya aktif dalam setiap aktifitas sosial dan keagamaan.
4. Guru di sekolah harus membentuk peserta didik agar terciptanya pemuda atau remaja yang berakhlak baik sesui dengan nilai-nilai kebudayaan yang baik.

"Karena seorang akan bangkit dari masalahnya apa bila orang tersebut memiliki kemauan untuk mengambil keputusan dalam berani meninggalkan masa lalu yang kelam".

Penulis :Yabes Ottu
PAK PEMUDA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gibran Rakabuming Raka Di Usung Bacawapres Adalah Politik Dinasti Bukan Perwakilan Anak Muda

Gibran Rakabuming Raka Di Usung Bacawapres Adalah Politik Dinasti Bukan Perwakilan Anak Muda (Oleh : Yabes Merkido Ottu)  Pemilu sudah diamb...