Jumat, 20 Maret 2020

AYAH, MENGAPA ENGKAU BEGITU TULUS?
Oleh: Yabes Ottu


Ayah
Mengapa engkau masih disana
Ketika mentari mulai lelah
Saat rembulan memulai berkarya

Ayah
Mengapa masih begitu kekar?
Dimanakah usia tuamu yang kian berakar?
Tak pernakah engkau sedikit letih?

Ayah
Engkau tak menyusui
Namun keringat menetes pun memberi
Membajiri dahaga ku tanpa henti

Ayah
Lapar mu mengenyangkan aku
Dahaga mu memuaskan aku
Tubuh kekar menjadi lumbung aku

Ayah
Jika dibolehkan
Mungkin aku menjadikan engkau tuhan
Sebab cinta yang tulus pun engkau miliki

Kamis, 12 Maret 2020

SURAT CINTA KEPADA KAWAN LAMA
Oleh : Yabes Ottu

Sepucuk surat cinta untuk kawan lama, yang pernah berdiri sama tinggi, dan berjalanpun serasi.

Adakah engaku masih mengingat kenangan dikala kita masih berada disana, di ruangan itu berteman pelita, bercanda bersama tanpa menggoreskan luka.

Adakah kopi itu masih tetap panas?, masih adakah cerita polos?, ataukah kini tinggal puing-puing yang dilahap kedinginan.

Kawan, mengapa engkau berbalik serta dengan kejinya engkau meludahi gelas berisi kopi manis itu?.

Mengapa engakau begitu cepat ingin berlalu?, adakah aku bersalah terhadap mu?, ataukah engkau telah bosan dengan kisah itu?.

Kawan, aku tak bersedia melawan mu, sebab engakau masih menjadi sahabat ku, dan bukan karena aku terlalu lemah hanya saja aku menghargai sumpah dikala itu.

Kawan, aku selalu bercerita tentang rindu kepada Tuhan. Tentang cinta yang kian terlupakan.


Kupang, 20 Februari 2020

SURAT CINTA UNTUK SAHABAT LAMA
Oleh : Yabes Ottu

Teruntuk engkau sahabat lama, yang kini tak lagi disini namun berada di seberang sana.

Kawan, Entah engkau yang ingin menjauh, atau aku yang telah bersalah.

Mungkin aku yang terlalu egois atau engkau yang berpikir pesimis.

Tapi tak apa, sebab engkau kini menjadi lebih dewasa.

Sahabat lama, silahkan menyeberangi latuan lepas, satu hal yang perlu engkau tahu bahwa engkau tak kan ku lepas.

Kawan, silahkan membuka mata dan melihat dunia yang lebih luas, sebab engkau berhak memilih tanpa merasa ditindas.

Pergilah kawan, namun yang aku minta dari mu adalah jangan berbalik melawan, karena aku akan mengalah walau aku lebih berpengalaman.

Kupang 22 Februari 2020


Rabu, 11 Maret 2020

PEMUDA KURANG BERMORAL, SIAP YANG HARUS BERTANGGUNG JAWAB?.

Masalah-masalah remaja atau pemuda pasa masa kini tentu tidak ada habisnya. Persoalan-persoalan tersebut bisa seperti minum mabuk, cara berpakian yang tidak feminin bagi wanita, kekerasan seksual, kericuhan antar kelompok pemuda yang satu dengan yang lain, dan masih ada banyak masalah-masalah di luar sana yang di lakukan oleh pemuda tersendiri yang sebenarnya di anggap sebagai generasi penerus bangsa.

Pemuda atau remaja melakukan hal-hal yang bertantangan dengan moralitas juga karena dengan alasan supaya di katakan keren atau gaul, sedangkan kalau tidak melakukan maka akan dikatakan ketinggalan zaman atau bahasa kupang biasanya disebut kampungan.

Persoalan-persoalan di atas tentunya harus mendapat perhatian penuh dari orang tua, agama dan pemerintahan penegak hukum di wilayah setempat.

Orang tua harus berperan penting dalam pembinaan mental anak sejak dini sehingga kelak tidak minim moralitas dalam kehidupannya.

Agama juga menjadi wadah yang berperan penting bagi pemuda untuk belajar dan memahami mana yang baik dan tidak baik yang di kehendaki oleh Allah, dan pemerintah penegak hukum juga harus berperan penting dalam menangani masalah-masalah ini karena jika tidak dengan tegas menangani persoalan seperti pemuda yang minum mabuk di jalan maka akan terjadi hal-hal yang lebih serius seperti kericuhan sehingga bisa menimbulkan korban jiwa dan bisa menimbukkan masalah-masalah lain yang dikarenakan mengonsumsi minuman keras yang berlebihan.

Seperti baru-baru ini, kota kupang di hebohkan dengan video yang cukup meresahkan masyarakat yang beredar di media sosial dengan julukan #Video viral party naikol*n.

Bahkan seketika video itu beredar dan mendapat tanggapan dan kecaman dari masyarakat pengguna media sosial, namun para pemuda yang melakukan hal tersebut menganggap itu hal biasa karena di anggap mengikuti perkembangan zaman. Bahkan dalam gambar atau video yang di ambil terlihat tidak ada raut wajah penuh penyesalah. Dan kita juga melihat bahwa sepertinya hal yang sangat memalukan itu terjadi karena adanya pengaruh alkohol. Bahkan dalam hal seperti ini pun pemuda mengganggap itu hal biasa karena bisa dianggap telah mengikuti perkembangan zaman.

Disinilah orang tua atau orang yang di anggap bisa membantu harus berperan penting untuk memberikan pemahaman bahwa kemajuan zaman tidak seharusnya membawa remaja atau pemuda terjerumus dalam persoalan yang merugikan diri sendiri bahkan keluarga.

Adapun solusi yang bisa dipakai untuk membantu remaja atau pemuda hidup lebih baik tanpa persoalan seperti hal-hal yang diuraikan diatas, diatantanya sebagai berikut :
1. Lebih mendekatkan diri kepada Tuhan.
2. Mengambil langkah pendekatan supaya memberikan pembinaan khusus bagi pemuda/remaja yang telah terjerumus dalam aktifitas yang merugikan
3. Pemuda atau remaja sebaiknya aktif dalam setiap aktifitas sosial dan keagamaan.
4. Guru di sekolah harus membentuk peserta didik agar terciptanya pemuda atau remaja yang berakhlak baik sesui dengan nilai-nilai kebudayaan yang baik.

"Karena seorang akan bangkit dari masalahnya apa bila orang tersebut memiliki kemauan untuk mengambil keputusan dalam berani meninggalkan masa lalu yang kelam".

Penulis :Yabes Ottu
PAK PEMUDA

Minggu, 08 Maret 2020

TENTANG KAMU YANG MASIH DISINI
Oleh : Yabes Ottu


Kenagan yang indah bersama mu
dikala itu masih membekas tak pudar, walau kini semua telah berakhir.

Aku coba untuk berlalu, namun aku hanyalah insan biasa yang kadang tak berdaya.

Aku masih terhanyut oleh rindu yang menyikasa dikala sunyi menjadi sahabat curhat.

Cerita kita masih melekat etat walau kita telah memilih jalan kita masing-masing tanpa saling peduli.

Di sini, tempat yang pernah menjadi saksi bisu, aku mencoba memahami kisah yang menemui akhir yang pilu.

Jejak kita pun masih membekas disini, seolah tak rela melihat kita yang kini tak saling memiliki lagi.

Kadang aku berpikir mungkin aku yang terlalu bodoh dalam menyimpan rasa, hingga sakit pun masih ingin menyimpan lukisan cinta.

Bung Ottu
MAAF, AKU MENCINTAI MU SAHABAT
Oleh : Yabes Ottu

Maafkan aku terhanyut bersama rasa
Yang kian memaksa aku disini
Walau aku sadar aku tak bisa memiliki

Maafkan aku yang memadukan dua rasa
Antara sebatas teman dan juga cinta
Maaf aku terlalu egois untuk hal ini
Aku yang tak mampu menahan gelora

Aku selalu berbicara kepada senja
Tentang kamu yang menjadi harapan
Kepada Tuhan pun engaku menjadi topik doa
Dan sunyi pun mengetahui semuanya

Bung Ottu
AKU SELALU BERCERITA TENTANG MU KEPADA TUHAN.
Oleh: Yabes Ottu
Bung Ottu



Aku selalu rindu ingin bertemu dalam doa, walau engkau sendiri tak memiliki aku dalam doa mu.

Kamu adalah ciptaan yang selalu menjadi topik cerita antara aku dan Tuhan, dikala aku mendekat pada pemilik kehidupan.

Aku tahu, Tuhan telah bosan dengan doa ku, yang selalu berputar lidah tentang diri mu.

Aku juga tahu catatan doa yang ada pada Tuhan, pasti semuanya adalah tentang kamu yang menjadi harapan.

Namun, apakah nama ku pernah ada dalam sujut doa mu?, jika tidak maka biarkan ini hanya menjadi kenangan.

Pada akhirnya aku harus sadar bawa aku yang terlalu bodoh, terlalu buta hingga hanya berserah. Tapi tak mampu melihat apakah itu akan indah.

Kupang, 08 Februari 2020

Gibran Rakabuming Raka Di Usung Bacawapres Adalah Politik Dinasti Bukan Perwakilan Anak Muda

Gibran Rakabuming Raka Di Usung Bacawapres Adalah Politik Dinasti Bukan Perwakilan Anak Muda (Oleh : Yabes Merkido Ottu)  Pemilu sudah diamb...